Kamis, 04 Juni 2015

Arsinu RSI Siti Hajar Sidoarjo

Jaringan Rumah Sakit Islam berbasis Nahdlatul Ulama (NU) yang resmi dideklarasikan dengan nama Asosiasi Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (ARSINU), Sabtu 28 Pebruari 2015 di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo Jawa Timur.
Deklarasi ARSINU dan Workshop “ Pembentukan Sistem jejaring Lembaga Kesehatan BPJS dan Akreditasi Rumah Sakit “mendapatkan dukungan dari para Direktur RSI se-Jawa Timur, tidak hanya di Jatim, melainkan dari Jawa Tengah pun turut datang dan bergabung,” jelas dr H Hidayatullah Sp.S, Ketua LKNU Jatim, yang juga Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo.
Pembentukan ARSINU adalah kelanjutan dari MOU antara PWNU Jatim dan BPJS Kesehatan pada 21 Agustus 2014 lalu. Dalam nota kesepahaman itu, ada salah satu perjanjiannya yang menyebutkan tentang optimalisasi lembaga pelayananan kesehatan NU.
Dari sinilah kita ingin mewujudkan optimalisasi rumah sakit yang berada di bawah Muslimat NU,” kata dr Hidayatullah Sp.S. sembari menegaskan, Arsinu merupakan cita-cita LKNU Jatim sejak masa kepengurusan lalu.
Hadir dalam deklarasi ini, ketua dewan Tanfidz PW NU Jawa Timur KH.Mutawwakil Alallah, Wakil Gubernur Jawa Timur H.Saifullah Yusuf (Gus Ipul), ketua LKNU dr Hidayatullah Sp.S, serta ratusan tamu undangan dari rumah sakit perwakilan NU yang tergabung dalam ARSINU Ketua Tanfidz NU Jawa Timur KH Mutawwakil Alallah dalam sambutannya menuturkan, berdirinya ARSINU ini merupakan wujud kedulian NU kepada seluruh umat sebanyak banyaknya dalam mendapatkan Layanan Kesehatan. Harapan kami, ARSINU ini memiliki management yang mumpuni dan berkelanjutan. Karena setiap hari umat yang sakit tidak akan berkurang namun terus bertambah,Sedangkan sambutan baik juga datang dari Wakil Gubernur Jawa Timur Drs H.Saifullah Yusuf atas berdirinya ARSINU, sebagai bagian dari Network seluruh rumah sakit berbasis NU di Jawa Timur.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs H Saifullah Yusuf menyambut baik berdirinya ARSINU, pasalnya wadah ini bisa dijadikan network seluruh rumah sakit islam yang berbasis NU di penjuru Jawa Timur. Asosiasi Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (ARSINU) akhirnya dideklarasikan oleh ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Pusat, Sabtu (28/02/2015). Deklarasi tersebut diselenggarakan di RSI Siti Hajar Sidoarjo dengan diikuti sekitar 28 instansi dan direktur RSI dibawa naungan Muslimat NU se-Jawa Timur.
Menurut Ketua LKNU Pusat Dr dr H Imam Rosidi mengatakan, pelayanan kesehatan rumah sakit Islam untuk sementara ini masih belum begitu bagus. Dengan dideklarasikannya ARSINU ini mudah-mudahan menjadi lebih baik dan berkiprah dalam memberikan pelayanan kesehatan. Seperti yang menjadi misi RSI yakni memberikan pelayanan kesehatan kepada warga Nahdliyin dan pada masyarakat umum lainnya dengan memberikan beberapa fasilitas pelayanan terbaik. Maka dari itu dengan adanya ARSINU, mampu menjadi wadah bersama pada naungan NU dan bisa berkoordinasi terkait fasilitas alat kesehatan,” katanya.
Dengan cara itu, maka diharapkan para pasien yang ingin berobat ke rumah sakit Islam bisa lebih banyak karena merasa mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit.