Selasa, 06 Mei 2014

Bagaimana Cara Menghindari Penyakit Gastritis dan GERD


Bagaimana Cara Menghindari Penyakit Gastritis dan GERD
oleh: dr.Sari Prabandari





Sebagian orang menganggap sakit maag adalah penyakit umum dan dapat diobati dengan mudah, namun jika tidak tepat pengobatan disertai faktor-faktor pemicu yang sering menimbulkan gejalanya maka lambat laun penyakit maag dapat menjadi kanker lambung.
Pada era maju saat ini banyak yang tidak tau cara mengontrol pola makan,istirahat dan stress pekerjaan yang seimbang untuk menghindari penyakit gastritis dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Maag/Gastritis
Adalah suatu keadaan peradangan/perdarahan yang disebabkan luka mukosa lambung yang bersifat akut, maupun kronis. Mari kita bahas perbedaannya!!!.
 Gastritis Superficialis Akut
Merupakan respons mukosa lambung terhadap berbagai iritan local seperti Endotoksin bakteri (setelah menelan makanan terkontaminasi), Kafein dalam kopi, alcohol dan obat-obatan asperin, analgetik, antiinflamasi nonsteroid juga pola makan yamg tidak teratur/jarang. Gejala klinis penyakit ini dapat bervariasi seperti anoreksia, bersendawa, mual sampai muntah karena nyeri ulu hati hingga tembus ke daerah punggung dan bisa pusing kepala. Jika dibiarkan, semua kasus gastritis akut bisa berubah menjadi gastritis kronik.

Gastritis Atrofik Kronis
Pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri H.pylori, refluks cairan empedu, kondisi anemia pernisiosa (Lambung tidak mencerna Vit.B12), alcohol jangka panjang dan narkoba jenis kokain.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Banyak yang belum tau apa itu GERD, merupakan penyakit saluran pencernaan bersifat kronis terjadi saat asam lambung/ isi lambung naik kembali ke esophagus sehingga seseorang merasakan mual dan muntah. Akibatnya asam lambung mengiritasi esophagus atau kerongkongan sehingga menimbulkan rasa panas pada dada (heatburn) sampai bagian dalam leher. Terkadang disertai kesulitan menelan, suara serak/batuk kering.

Bagaimana Gaya Hidup yang baik untuk menghindari penyakit Gastritis dan GERD

a. Berat badan ideal
    Usahakan berat badan pada taraf ideal, karena obesitas/kegemukan akan memperburuk penyakit
    GERD.Hal ini karena lemak pada perut akan menambah tekanan pada lambung
b. Hindari pakaian ketat 
     Pakaian yang ketat disekitar perut/pinggang berpotensi menekan lambung sehingga dapat  memperburuk gejala GERD.    
c. Hindari makanan dan pemicunya
    Setiap orang memiliki pemicu tertentu dan paling sering yaitu lemak/makanan digoreng, saus     tomat,alcohol, cokelat, mint, bawang putih/merah, dan Cafein(Kopi). Faktor stress berlebihan juga sangat mempengaruhi asam lambung.   
d. Makanan porsi sedang/kecil
    Hindari makan dalam jumalah berlebihan/banyak sekaligus
e.Jangan berbaring setelah makan
   Tunggu setidaknya 3 jam setelah makan sebelum berbaring/tidur
f. Jangan merokok
   Merokok dapat mengurangi kemampuan sphincter esofagus bagian bawah untuk berfungsi dengan normal.