Minggu, 14 Juni 2015

RSI Siti Hajar Sidoarjo Gelar Ekspo Pokja

Raih Tingkat Paripurna Akreditasi Versi 2012, RSI Siti Hajar Sidoarjo Gelar Ekspo Pokja
Rumah Sakit Islam Siti Hajar Sidoarjo menggelar Ekspo Kelompok Kerja (Pokja) Berbagi Pengalaman Akreditasi Versi 2012" di aula gedung RSI Siti Hajar, Jl Raden Patah, Sidoarjo, Jumat (3/6).
Ekspo digelar setelah RSI Siti Hajar Sidoarjo meraih Akreditasi Versi 2012 tingkat paripurna dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada 28 Mei 2016 lalu.
Dengan diraihnya Akreditasi Versi 2012 dengan lulus Paripurna, kami ingin berbagi pengalaman dan kiat dengan rumah sakit lain," Kata Direktur RSI Siti Hajar dr H Hidayatullah, Sp.S, usai membuka kegiatan tersebut.
Untuk meraih Akreditasi Versi 2012 tingkat paripurna, ada 15 Pokja yang dinilai tim penilai dari KARS, yang mencakup semua bidang, mulai dari sisi administrasi, hingga ragam pelayanan yang disuguhkan oleh rumah sakit.
Dan Alhamdulillah kami lulus Paripurna dalam meraih Akreditasi Versi 2012 .
Dr H.Hidayatullah Sp.S menandaskan, dengan capaian itu, RSI Siti Hajar saat ini satu-satunya RS milik NU se-Indonesia yang meraih Paripurna Akreditasi Versi 2012. Sedangkan di Kabupaten Sidoarjo, menjadi RS swasta yang kali pertama meraih Akreditasi Versi 2012 dengan kategori Paripurna. "Dari 3.500 RS yang meraih Akreditasi ini, RSI Siti Hajar yang ke-199.
Dengan diraihnya Akreditasi tersebut, Dr Hidayatullah Sp.S menyatakan semua bentuk pelayanan sudah ada standarnya. "Dan fokusnya kualitas pelayanan dan keselamatan pasien," .
Sementara, Semua Pokja kala Ekspo, menyuguhkan kinerjanya yang dipajang dalam bentuk foto, gambar ilustrasi hingga data berupa grafik. Pokja tersebut diantaranya, Pokja MFK,Pokja TKP,Pokja PPI,Pokja KPS,Pokja MKI,Pokja MDGS,Pokja PMKP,Pokja AP,Pokja PAB,Pokja MPO,Pokja HPK,Pokja APK,Pokja PP,Pokja PPK,dan Pokja SKP.
Kala Ekspo, sejumlah manajemen RS hadir untuk melihat dan berdiskusi dengan Pokja-Pokja RSI Siti Hajar. Diantaranya sejumlah RS asal Jawa Tengah, RS Paru Kotamadya Batu, dan RS NU Jombang. Total ada sekitar 35 lebih RS yang datang untuk bertukar pikiran terkait Akreditasi