Kamis, 01 Juni 2017

RSI Siti Hajar Sidoarjo Resmikan Ruang Cuci Darah

Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo menambah ruang cuci darah (Hemodialisa) di lantai 2 Darul Royan. Ada sekitar empat unit alat hemodialisa yang siap dioperasikan. Alat tersebut sudah bisa digunakan Selasa, 11 Juli 2017.

"Ini adalah ikhtiar kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sidoarjo khususnya dan warga Jawa Timur. Sebetulnya sudah empat tahun kita rencanakan dan alhamdulillah bisa terwujud tahun ini," kata Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr H Hidayatullah di ruang Hemodialisa, Senin (10/7).

Untuk sementara, lanjut dokter spesialis saraf itu, alatnya masih ada empat unit. Dan rencana ke depannya akan ditambah lagi. Dengan adanya alat itu, pasien cuci darah sudah bisa ditangani di RSI Siti Hajar Sidoarjo.

Ia menambahkan, setelah melalui berbagai proses, akhirnya sebulan lalu ijin operasional pelayanan cuci darah di RSI Siti Hajar sudah turun. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pihaknya juga berharap, dengan adanya peningkatan alat tersebut bisa diterima masyarakat.

"Melihat bahwa kasus gagal ginjal pada pasien yang berobat pada kami dan memang memerlukan cuci darah dari tahun ke tahun semakin meningkat. Di data kami setiap bulan ada 3-5 kasus untuk dilakukan cuci darah. Selain itu, pelayanan cuci darah di Sidoarjo saat ini hanya ada di RSUD Sidoarjo dan semakin tahun semakin banyak pasien dan antrian yang tidak bisa terlayani di RSUD Sidoarjo, sehingga kami membuka layanan disini," tambahnya.

Di RSI Siti Hajar, pasien BPJS, asuransi komersial maupun umum yang akan melakukan cuci darah tidak menjadi masalah. Memang saat ini masyoritas pasien di RSI Siti Hajar pasien BPJS. Dan bagi pasien BPJS kesehatan, jika ingin melakukan cuci darah tidak ada tambahan apapun alias gratis.

Acara launching ruang Hemodialisa ditandai dengan pemotongan pita dan tumpung yang dilakukan oleh beberapa Pengurus BPM-NU, Direktur RSI Siti Hajar Sidoarjo, Hidayatullah, Wakil Direktur, H Zuhdi Mansyur serta manajemen RSI Siti Hajar Sidoarjo. (Moh Kholidun/Fathoni)