Sabtu, 02 Desember 2017

Pengobatan gratis dan pembagian sembako PC Muslimat NU bekerja sama dengan RSI Siti Hajar Sidoarjo untuk korban banjir

Bencana banjir dan putting beliung di berbagai wilayah daerah di Sidoarjo mengundang simpati dan keprihatinan berbagai kalangan.  Pengurus Muslimat NU Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan RSI Siti Hajar melaksanakan bakti sosial beruppa pengobatan gratis dan bagi sembako.
Bakti social dilakukan di desa Kedensari kec.Tanggulangin Jumat (01/12). Selain sembako, RSI Siti Hajar turun ditengah masyarakat dengan melaksanakan pengobatan gratis korban banjir yang rentang kena penyakit.
dr.Silvy Rahmah Yanthy Kepala IGD dan Humas mengatakan kebanyakan masyarakat korban banjir menderita gatal-gatal di kaki akibat habis becek – becek disertai  diare. Ada juga batuk pilek cukup banyak ,  maag  dan kalau lansia kebanyakan linu-linu.
“’Masyarakat harus menjaga kebersihan tangan, karena sangat erat dengan diare. Kebersihan kaki karena gatal jamur melekat itu pasti terjadi. Namun tidak perlu khawatir yang penting berobat setelahnya, kalau batuk pilek makan yang teratur,” ujarnya.

dr.Sivy menambahkan dalam kegiatan ini ada enam petugas baik di Rumah Sakit, di lokasi  yang siap membantu masyarakat melakukan pengobatan gratis. Banyaknya warga yang berobat, ada dropping obat. Selain bantu pengobatan di wilayah Sidoarjo, tim bencana RS Siti Hajar ada yang berangkat ke Pacitan.
Sementara Hj.Ainun Jariyah Ketua Muslimat NU Kabupaten Sidoarjo mengungkapkan kegiatan ini simpati warga yang terkena musibah. Bukan saja karena di sini Wates (Kedensari) daerah saya, tempat tinggal saya.
“Karena hari ini saya akan ke tujuh Desa. Di Kecamatan  Porong empat Desa di Kecamatan Tanggulangin tiga desa. Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi bencana, sekecil  apapun bencana menyusahkan masyarakat. Sehingga kami berupaya untuk sedikit meringankan beban,” jelasnya.
Menurutnya, kerjasama dengan RS Siti Hajar karena sama-sama peduli dan masih satu naungan. Kerena korban banjir kebanyakan batuk dan lainnya terkadang diabaikan oleh masyarakat.

“Jadi kami berupaya mendatangkan  petugas sekaligus pengobatan guna meringankan beban korban. Saya tadi menyiapkan 250 paket sembako separuh disumbang muslimat. Dari yang hadir disini warga RT 6, RT 7 sebagian RT 5 dan RT 4 semuanya  RW 2,yang dari RT 7 97 warga RT 6 88 dan  RT 5 sama 4 sebanyak  67 puluhan warga,” ujar Ainun yang juga anggota DPRD kabupaten Sidoarjo dari PKB tersebut.
Ainun berharap masyarakat lebih bersabar dengan musibah ini. Kegiatan ini semoga bisa membantu meringankan beban masyarakat. “Kali ini saya langsung dengan muslimat dan  pengurus tidak melibatkan forkopimka karena sifatnya mendadak,” ujar Ainun jumat (01/12) saat dikonfirmasi Duta.
Rukhiyah (57) warga RT 4 RW 2 mengatakan senang dengan bantuan sembako dan pengobatan gratis ini. “Kalau saya sebelumnya tidak pernah menerima seperti ini. Rumah saya tenggelam selutut baru ini dapat bantuan. Sudah seminggu saya ngungsi di perumtas mulai banjir awal Sabtu malam Minggu. Dengan sembako ini lumayan sedikit terbantu,” jelasnya.