Selasa, 23 Oktober 2018

Rumah Sakit NU Raih Juara Pertama Ajang Persi Award 2018


Prestasi membanggakan diraih Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo, Jawa Timur. Pada ajang Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Award 2018 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (18/10) lalu, rumah sakit milik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sidoarjo ini memperoleh juara pertama.

Kepala Humas RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr Silvy Rahmah Yanthi mengatakan, kompetisi yang diikuti rumah sakit ini dalam bentuk makalah yang diteliti di seluruh rumah sakit setempat. Khusus yang dilakukan di rumah sakit ini adalah tentang citra, merk dan loyalitas. Penelitian sebenarnya sebuah pembuktian bahwa apa yang dilakukan membawa efek besar bagi rumah sakit terhadap loyalitas, citra, dan merk.

Untuk mempersiapkan makalah, tim membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Karena itu penelitian dan persiapannya pada Agustus lalu. Sedangkan secara kegiatan yang diteliti yaitu yang sudah dilakukan sejak awal berdiri. “Di antaranya senam diabet, senam asma, penyuluhan kesehatan, kubroan NU dan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pada umumnya,” kata dr Silvy.

Ia menjelaskan, sebenarnya kegiatan yang langsung ke masyarakat akan secara tidak langsung mempengaruhi citra, merk dan loyalitas yang diikutkan pada ajang Persi Award tersebut. Namun tidak semua rumah sakit melakukan itu.

“Nah, di RSI Siti Hajar membuktikan bahwa kegiatan itu non profit, tapi ternyata secara tidak langsung bersentuhan dan akan kembali karena mengangat citra, merk dan loyalitas rumah sakit,” jelasnya.

Secara garis besar, peserta kompetisi Persi Award tahun ini sebanyak 209 makalah dari 136 rumah sakit se-Indonesia. Kemudian diambil lima finalis dan juara pertama tingkat nasional disabet oleh RSI Siti Hajar ini.

“Direksi kami dan seluruh manajemen percaya bahwa di dalam RSI Siti Hajar banyak potensi skala nasional,” ungkapnya. 

Dengan adanya juara ini, secara pribadi dirinya berharap kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat tetap dipertahankan. “Karena direktur pernah menyampaikan bahwa setiap kali memberi, dalam arti bersentuhan dengan masyakarat akan menimbulkan yang lebih banyak lagi,” ujarnya menirukan perkataan Direktur RSI Siti Hajar, dr H Hidayatullah.

Dokter Silvy sebelumnya tidak menyangka akan menyabet juara pertama tingkat nasional. Karena pihak rumah sakit baru pertama kali mengikuti ajang ini. “Alhamdulillah, pertama kali ikut langsung juara,” bangganya. 

Selain meraih juara ini, sebelumnya RSI Siti Hajar juga meraih juara satu pada ajang PWNU Jatim Award dua kali berturur turut juara satu. Juara satu HKN Sidoarjo tentang Germas video profil, dan masih banyak lagi juara lainnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan mengikuti lomba implementasi green hospital yang juga skala nasional. Pihaknya berharap akan mendapatkan juara nasional lagi.

Rumah sakit ini berusaha menjadi yang terbaik, dan setiap kali mengikuti lomba harus sempurna. Karena pihak menejemen yakin, kalau berusaha menjadi yang terbaik, akan mendapatkan hasil sesuai yang dikerjakan. “Jika masih rejeki, maka insyaallah akan seperti sebelum-sebelumnya. Mohon doanya,” tutupnya. (Moh Kholidun/Ibnu Nawawi)